>Jangan Belajar Linux, Nanti Gila!!

>

Saya punya sejarah n saat ini saya mau bercerita tentang sejarah, tapi percayalah (demi Tuhan) kalo ente2 lihat di buku sejarah SD, SMP ato SMA/SMK, tidak akan menemukan tentang sejarah ini.

Ini tentang sejarah saat saya ketemu dan berkenalan dengan si pinguin. Tahun 2002 saat ada pelatihan Pelayaran di SMKN 1 Mundu Cirebon. Pada hari Minggu (saat itu), saya jalan2 ke Garage Mall Cirebon, lalu saya terdampar di Gramedia. Setelah lihat kiri lihat kanan, mata jadi jalang dan liar. Kenapa? mungkin itu pertanyaan saudara/i. jawaban saya :
1. Karena banyak cewek cantik dan sexy (pake Tank Top) yang berkeliaran.
2. Banyak buku2 yang menarik perhatian saya.
Terjawabkan pertanyaan saudara/i? puasss…puasssss..

Setelah mata saya capek mutar2, kemudian terhenti disalah satu rak yang memajang majalah2. Diantara majalah-majalah yang bertebaran, saya melihat ada majalah yang unik, judulnya “Linux, alah bisa karena biasa”. Kenapa saya katakan unik?, karena berbeda covernya dengan majalah2 yang ada, yang hampir semuanya mempertontonkan wajah dan tubuh artis yang menggairahkan jiwa muda saya.
Perlahan tapi pasti saya mendekat untuk memastikan kebenaran penglihatan saya, ternyata memang benar..itu majalah Linux dari Komputer Aktif yang di dalamnya ada sekeping cd mandrake 9.1. Letak majalah itu terjepit di sela2 majalah yang ada paha dan dada artis2 terkenal.

Cover si Tux yang sedang tersenyum (entah tersenyum karena keenakan di jepit ato karena memang begitu tampangnya Tux, sampe sekarang masih masih menjadi pertanyaan yang belom terjawab buat saya).

Setelah membeli, saya baca habis majalah tersebut, sambil menghayal di komputer siapa saya jadikan tempat percobaan, karena saya fakir komputer (kata UUD 1945 : Fakir, Miskin dan anak2 terlantar di pelihara oleh negara), tapi mana ada negara yang mau merhatiin saya? apalagi mo nyumbang komputer untuk saya…kamu mimpi olan…
Setelah 3 bulan kembali ke Bima, saya dengar kabar sepupu saya punya komputer lawas…eureka..rupanya Tuhan mendengar do’a saya. Tanpa basa-basi saya rayu2 sepupu saya itu agar mau install linux di komputernya. Mungkin karena bosan, ato karena kasihan (karena melihat wajah saya melas bangat) akhirnya dia mengizinkan saya untuk mencoba.
Dengan hati berbunga2 mulailah saya menginstal linux. langkah pertama tentunya merubah BIOS agar bootingan pertamanya adalah cd rom, terus..bla..bla..(menginstal mengikuti petunjuk majalah). Hopla selesai..ada perasaan lega, takut de.el.el, sudah campur baur di dalam dada yang penuh asap rokok yang dihisap terus menerus akibat penyakit ketakutan rusaknya systim Window$ bajakan.
pertama kali melihat tampilan mandrake, saya senang bange sangat lain n gak ada duanya, maklum waktu itu yang gentayangan pake SO WIN$ hanya pake ME (Millenium Edition) yang jelas2 pasti kalah ma tampilan desktop Mandrake (sampe sekarang pun ternyata Window$ a.k.a Vista kalah jauh ma LInux a.k.a blankon yang saya install).
setelah puas mencoba n mengotak atik, padahal, suer aq gak ngerti sama sekali yang aku otak atik, maklumlah sok tau n agak besar kepala karena baru berhasil menginstall, tibalah saatnya aku ingin melihat kembali ME yang sudah tertanam lama di hardisk kompi sepupuku. Kompi aku restart, pada pilihan LILO (Linux Loader), aku memilih WIndows…Astaga!!! systemnya hilang and semua data2 sudah tercabut nyawanya. Kayaknya tadi malaikat maut sedang ada di samping kompi..innalillahi..kiamat kecil dah di depan mata.

Sepupu yang dari tadi nemanin aku, sekarang sudah pucat mukanya. Apalagi muka saya, wahhh..jangan ditanya kawans sudah seperti kain kafan n tinggal dikubur. Terbayang wajah kake/nenek, ortu, om/tante, adik2, sepupu2 saya yang lain, maafkan daku ya! aku banyak berbuat salah (lho..ini mah sudah masuk kategori curhat pribadi).

Berdasarkan hasil sejarah saya di atas, mudah2an juga terulang pada kalian yang pertama kali menginstall linux. Tapi di sini saya akan memberikan solusi penanggulangannya, biar nanti gak gila seperti saya :

1. Berdoalah sesuai dengan ajaran agama dan keyakinan masing2..berdoa dimulai..
2. Backup data2 penting ke dalam flash disk ato cd/dvd (tapi sekarang dah mudah kok install linux, apalagi gak pake Window$ tinggal format aja semuanya, kan gampang n gak perlu takut)
3. Siapkan CD Linux yang sesuai dengan kebutuhan kamu, karena ini penting juga. jadi walaupun sudah berdoa setengah mati untuk keberhasilan penginstalan kalo gak ada CD Linux, ya percuma kawans, semua Linux itu bagus mo pake Mandriva, ato PCLinuxOS ato sekalian pake blankon yang dikembangkan oleh kawan2 kita (salah satunya si Black)/anak negeri Indonesia Raya ini.
4. Kalo sudah jalankan live cd blankon, klik install..tinggal next..next..next..sambil tutup mata, gak perlu pusing n takut data hilang, kan tadi dah di backup
5. kalo dah selesai..ya udah, selamat menikmati linux..
6. Berdoa selesai..ucapkan syukur pada Allah SWT,
7. Kalo masih gagal, teruskan berdoa dan lanjut di nomor 3..

Demikianlah sekelumit dari saya, moga bermanfaat!!

One response to this post.

  1. jiah,gila

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: