Cara Menginstal BlankOn 4 (Dual Boot dengan Windows)

Meskipun dalam tahap masih di jahit (istilah BlankOn masih dalam proses pengerjaan) , tetapi untuk sekedar test, BlankOn 4 dengan kode rilis Meuligoe bisa di donlot di sini. Pada postingan kali ini saya ingin menjelaskan tentang bagaimana menginstal BlankOn live cd dual boot dengan Windows, karena kebanyakan hasil survey pribadi dengan orang-orang yang saya kenal, mereka takut menginstal linux karena susah dan membingungkan.
sekarang ayo kita mulai….

saya menganggap, bahwa tentang cara merubah bootingan lewat BIOS sudh dikuasai.
karena kita menggunakan Blankon live cd, tanpa menginstallpun sebenarnya kita sudah bisa menggunakan BlankOn.

langkah 1
Pada desktop, klik ganda ikon “pasang blankon”
langkah 2
Terdapat pilihan lokasi di mana kita berada, setelah selesai klik maju

langkah 3
Akan muncul konfigurasi keyboard atau papan ketik (biasanya keyboard akan terdekteksi otomatis, tanpa merubah settingan apapun), jika sudah klik maju

langkah 4
Pada langkah ini, bersiap-siap untuk mempartisi hardisk

keterangan:
Pilihan pertama
pada pilihan Guide-resize SCSI4 (0,0,0), Partisi no 3 (sda) and use free space, BlankOn akan otomatis mencari partisi yang tidak digunakan untuk ditanamkan sistimnya.

pilihan kedua
Terpandu gunakan seluruh hardisk, BlankOn dengan senang hati memformat seluruh hardisk, meskipun anda sudah mempartisi sampai partisi Z di window$.

pilihan ketiga
Terpandu-gunakan area kosong terbesar, hampir sama dengan pilihan pertama

pilihan keempat
Manual, artinya kita membuat partisi manual sesuai dengan keinginan kita.
saya menggunakan pilihan keempat, kemudian klik maju

di hardiks saya, memang sudah ada partisi linux, karena mo test BlankOn keluaran live cd yang terbaru, maka saya buat ulang partisi
centang bagian yang akan di partisi, kemudian klik Tab Sunting Partisi. Jendela Sunting Partisi akan muncul

Pada kotak Ukuran Partisi Baru dalam megabyte (10000000 byte), isikan dengan kebutuhan partisi yang kita inginkan. saya mengisinya sebesar 8998.
Kemudian klik drop down menu untuk memilih jenis sistim file yang akan digunakan. Saya memilih system berkas berjurnal ext3. Centang Format Partisi ini, masukan titik kait / pada drop down menu, kalau sudah, klik ok.

ulangi langkah di atas untuk membuat partisi /home. partisi /home sengaja saya buat terpisah untuk berjaga-jaga seandainya nanti saya menginstal ulang BlankOn data-data yang saya simpan tetap aman. (partisi /home semacam My Document di window$). Partisi /home tidak di buat terpisah juga tidak masalah (tidak wajib), nanti akan tergabung langsung dalam partisi /, data-data yang kita simpan.

ulangi sekali lagi langkah di atas untuk membuat partisi /swap. Besarnya partisi /swap adalah 2 x RAM, tetapi apabila RAM yang kita punya cukup besar, misalnya 2 GB, tidak perlu kita membuat partisi /swap 4 GB. Partisi /swap cukup sekedarnya saja, saya mengalokasikan /swap sekitar 649 MB (RAM di kompi saya sebesar 1 GB)


kalau sudah yakin dengan partisi yang dibuat, klik maju

Beginilah keseluruhan partisi yang saya buat

Langkah 5
Pada jendela ini, BlankOn akan bertanya tentang data diri, silahkan diisi sesuai dengan keinginan

Langkah 6
Kembali BlankOn bertanya apakah kita ingin mengexport account yang telah dibuat di window$, kalo “ya”, centang pada kotak kecil yang ada, kemudian klik maju.
Langkah 6 ini tidak akan muncul jika kita menginstalltunggalkan BlankOn di komputer yang kita miliki.

langkah 7
Semacam rangkuman settingan yang telah kita buat pada langkah-langkah awal, jika sudah yakin, klik pasang

Beginilah Proses instalasi berlangsung.

setelah selesai proses instalasi, BlankOn memberikan pilihan, apakah kita masih mau menggunakan live cd atau me-restart komputer, kemudian menikmati BlankOn yang sudah tertanam di dalam hardisk komputer.

Jangan takut untuk mencoba, linux gak susah kok, cuma kita harus belajar menyesuaikan diri. semoga bermanfaat.

PS: BlankOn 4, pada saat saya menulis tutorial ini masih dalam proses pengerjaan, jadi apabila ada hal-hal yang aneh selama proses penginstalan adalah merupakan hal yang wajar.

7 responses to this post.

  1. Posted by Anonymous on October 20, 2008 at 3:26 pm

    gak pake install GRUB supaya bisa dual boot?

    Reply

  2. Posted by olanuxer on October 28, 2008 at 9:17 am

    GRUB sudah langsung terinstall secara otomatis..kalo untuk distro mandriva memang ada pertanyaan ttg penginstalan GRUB

    Reply

  3. Posted by Be147rry on October 30, 2008 at 7:58 pm

    Linux BlankOn memang bagus dicoba tuh. Saya sendiri sudah mencobanya mulai dari BlankOn 3.0 Lontara.
    Tampilannya dapat dilihat disini;

    http://be147rry.files.wordpress.com/2008/10/gambar-layar.png

    Reply

  4. Posted by goenk on November 17, 2008 at 7:48 am

    om ada wubi buat meuligoe ga?
    btw ne t4ku pake celeron 900, ram 512, hardis sisa 15giga, n masih ada windows xp. gmn pasang meuligoe?
    thanx ya om.

    Reply

  5. Posted by olanuxer on November 17, 2008 at 10:29 am

    http://cecunguk.blankonlinux.or.id/%7Eimtheface/wubi/Wubi-8.10-rev5.exe, hardisk 15 gb sangat cukup untuk blankon, kan di butuhkan cuma 7 gb, ato gini kalo mo partisi /home di pisah.
    saran saya buat partisi /boot= 100 mb (diletakkan di partisi utama), /root= 7gb, /swap 1 gb, sisanya untuk /home.

    Reply

  6. Posted by nakuragen on December 6, 2008 at 11:04 am

    ikutan.. pakai jg.. keliatane bagus :d

    Reply

  7. Posted by amanmbojo on December 23, 2008 at 4:29 am

    saya pernah pake ubuntu 7.10 Bang..
    bagus juga ko’..

    untuk konek di bima abang pake ISP apa ya? atau fasilitas dari kantor nie..hehe

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: