PLN, BUMN Yang Menjengkelkan

Dari dulu membiasakan diri untuk cuex atau apatis untuk yang bersifat pribadi atau yang berkaitan dengan hal-hal yang berada di luar pekerjaan yang saya lakoni. Tetapi sekarang saya berhadapan dengan situasi yang menjengkelkan. Mau tidak mau, saya terketuk untuk menuliskan ini.

Pernah dihadapkan dengan masalah listrik yang byarpet hampir setiap saat dan tanpa bisa diprediksi?? di desa saya hal itu sudah biasa (atau memang dibiasakan) terjadi. Entah kenapa dari dulu sejak saya masih kecil hal itu sudah sering terjadi. Sampai sekarang, saat saya hampir menginjak puber ke lima, malah tambah parah. walah……..


Hampir sepuluh komputer di lab sekolah yang hancur gara-gara listrik keseringan padam. Mulai dari kerusakan Motherboard, RAM, Harddisk dan Monitor. Itu masih ditambah kerusakan-kerusakan alat lainnya seperti UPS yang jebol karena capek menjerit tiiiittt…….tittttttttt karena listrik tewas. yang saya khawatirkan adalah kerusakan radio wireless pada masing-masing tower yang telah dipasang untuk menyambungkan internet ke setiap sekolah, kebayang harus manjat tower induk yang tingginya 44 meter, alamak…..Sekolah saya sudah 4 kali mengalami pemutusan karena menunggak membayar, nah di sinilah hal yang memuakkan muncul, saat meminta pelayanan yang memuaskan, mereka tidak mampu memberinya, tapi giliran minta bayar tagihan, wadow cepat kali datang ke sekolah, man. Gak tau apa komputer rusak kalau diperbaiki bisa lebih dari 10 juta, nah itu sebenarnya bisa untuk bayar congornya PLN. Seandainya dibuka jalur untuk bisa menuntut PLN di pengadilan, mungkin saya maju duluan, biar tau rasa tuh!. Saya membayangkan betapa terpukulnya industri kecil IT (warnet) yang baru mulai tumbuh di Bima. Listrik padam bergilir biasanya dimulai pukul 17.00 sampai pukul 23.00, padahal jam segitu sudah masuk jam santai dan pasti sangat banyak pelanggan yang ingin koneksi ke internet. Kok bisa ada BUMN seperti ini?? kerjaanya gak pernah beres hingga detik ini. Coba anda baca koran di Bima, isinya setiap hari pasti permintaan maaf dari manager PLN yang memberitahukan bahwa akan ada pemadaman bergilir. Saya yakin orang-orang yang membaca pasti akan sebel. Memang permohonan maaf yang basi. Saya tidak peduli hal-hal teknis sehingga listrik harus dipadamkan secara bergilir, biasa yang dijadikan alasan adalah mesin rusak, sudah tua atau tidak mampu lagi melayani karena banyaknya pemakaian. Alasan yang sangat kutu kupret, yang saya lihat setiap saat ada pemasangan baru di rumah-rumah atau di industri. kalau memang alasannya seperti itu kenapa harus ada pemasangan baru?? atau kalau memang ingin tambah pelanggan, beli saja mesin baru!!!!, sehingga mampu melayani semuanya. Muncul lagi alasan baru, dana terbatas untuk membeli mesin.. Bah..!!! saya tidak percaya dengan hal kekurangan dana. Yang saya percaya adalah ketidakmauan pemerintah atau PLN untuk lebih memperhatikan hal itu. Dana bisa didapatkan dengan mengutang kepada siapa saja, bukankah dari dulu juga kita tukang utang??.
Saya menilai BUMN yang paling buruk yang ada di Indonesia adalah PLN (standing ovation untuk PLN). Ini sudah bertahan sampai puluhan tahun, selamat deh…moga begini aja terus…

4 responses to this post.

  1. Posted by cak anas on May 22, 2009 at 4:05 pm

    Turut prihatin atas kejadian tersebut… mudah-mudahan pemerintah semakin melek mata dan dana-dana yang seharusnya untuk kepentingan pelayanan publik digunakan sebagaimana mestinya. salam kenalCak Anas-Surabaya

    Reply

  2. Posted by olanuxer on May 22, 2009 at 11:13 pm

    trims cak anas dah mampir, saya sudah lama membaca kiprah cak anas di dunia linux dan pendidikan, saya mengagumi anda. terus berjuang pak🙂

    Reply

  3. Posted by gaelby on May 26, 2009 at 3:57 am

    fuck u PLN

    Reply

  4. Posted by olanuxer on May 26, 2009 at 1:09 pm

    Jancooooooooooooooooooksekarang mobo gua kena fuck u PLN

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: