pysdm pengganti media-disk, untuk mount partisi windows

Saat saya menggunakan BlankOn Meuligoe (ubuntu Intrepid Ibex), pada Repository terdapat paket software media-disk untuk me-mount file NTFS/FAT secara otomatis, asyiknya kita bisa melakukannya dengan sangat mudah dan menggunakan GUI. Bagi yang masih menggunakan Meuligoe/Intrepid silahkan baca tutorialnya di sini Tapi sekarang saya sudah menginstal ulang hardisk saya dengan BlankOn yang terbaru, walaupun saat saya memposting saat ini, BlankOn masih dalam versi Beta dengan nama kode Nanggar (BlankOn 5). Setelah mengarahkan repository ke kambing, saya mengobrak abrik repository mencari padanan media-disk, dengan mengetikkan kata kunci mount, akhirnya ketemu juga dengan paket software bernama pysdm.
Setelah terinstal paket tersebut bisa dilihat di menu system===> Administrasi==> storage device manager.



Setelah dimintai password root, akan muncul window seperti di atas. Pada Partition list, klik tanda panah kecil untuk menampilan semua partisi yang kita punyai. Pada komputer saya, partisi window terletak pada sda7, kemudian klik mount.
Pada kolom options ketik uid=namauseranda, untuk komputer saya user namenya adalah alfajiwa. uid sangat penting karena jika kita tidak melakukan setting maka file yang kita buka dari partisi windows akan terbaca read only.



Anda juga bisa melakukan setting sesuai dengan keinginan, hal-hal yang berkaitan dengan partisi anda. Untuk melakukannya terletak pada tab Assistant,seperti yang terlihat pada tangkapan layar di bawah ini.



Jika selesai melakukan setting, klik terapkan dan jangan lupa untuk reboot pc anda.


sekarang partisi saya sudah ter-mount otomatis.

5 responses to this post.

  1. Posted by sangbima on May 29, 2009 at 2:08 am

    Artikel yg bagus nih pak. Klo saya gak mau maunt partisi windows secara otomatis, soalnya klo filenya kehapus tanpa sengaja, gak bisa dibalikin😀. Makanya saya mountnya pas dibutuhkan aja. Klo sudah tidak butuh, saya unmount lagi/

    Reply

  2. Posted by olanuxer on May 29, 2009 at 3:19 am

    he..he..iya terserah deh🙂, tapi kalau sudah terinstall dan selama kita tidak delete filenya kan tidak akan hilang, kalaupun tanpa sengaja ter delete masih tersimpan sementara di trash.

    Reply

  3. Posted by padfoot on May 29, 2009 at 3:50 pm

    hohoho… edit di /etc/fstab bisa juga kan? saya biasa mount di /hd/nama partisi

    Reply

  4. Posted by olanuxer on June 5, 2009 at 5:50 am

    wah heker :))

    Reply

  5. Posted by shinta_imut on August 7, 2009 at 9:06 am

    abang olan kok dh pnya blog ya..sy diajarin cara bikinx dong bang..?? skarang posisi dimana?? bolehkah isi blog itu bervariasi?? mksud sy bermacam2 info yg sdg in gt..??trims atas jwbanx bang..

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: