Sebait Sajak Untukmu

Aku ingin menulis sebait sajak untukmu
Agar terurai rindu yang terhimpit di sela karang kehidupan
Ketika perahuku berlayar di bening air matamu
Pada senja yang diam,
Pada waktu yang semakin menepi.

Di lentik bulu matamu
Tempat di mana perahu kecilku ditambatkan
Kulabuhkan luka, penderitaan dan cintaku.
Pada hurufhuruf yang terlahir dari rahim penaku
Sebait sajak kutuliskan di keningmu.
Kelak, jika tiba waktunya
Saat hatiku telah melebur bersama tubuhmu
Akan kubacakan sebait sajak itu, perlahan ditelingamu
Pada senja yang diam
Pada waktu yang semakin menepi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: