Susahnya Mendapatkan Notebook Kosongan

Seperti judul di atas, sangat susah untuk mendapatkan notebook kosongan alias tidak memiliki sistim operasi. Biasanya saat membeli notebook pasti sudah terbundel dengan windows, dan ini menjengkelkan buat saya. 6 bulan yang lalu saya googling untuk mencari notebook yang cocok dengan kebutuhan saya setiap hari, sambil diskusi dengan Black Claw, lalu dia sarankan untuk membeli HP Compaq CQ40-324 TU. Berdasarkan info dari situs Bhinneka.com, memang notebook tersebut tidak terinstall sistim operasi apapun dan memiliki fitur yang lengkap dengan kapasitas Hard disk sebesar 360 GB.
Setelah isi kantong sudah terisi saya berencana memesan notebook tersebut melalui adik saya yang berada di Surabaya. Lewat sms saya infokan spesifikasi notebook beserta tambahan-tambahan yang harus dibeli.Sehari setelah itu, saya mendapat kabar bahwa notebook dengan type seperti keinginan saya ternyata sudah tidak dijual. Saya masuk lagi ke situs bhinneka, memang notebook tersebut sudah tidak ada lagi dalam list penjualan mereka. Lalu saya suruh adik saya untuk keliling Hi-tech Mall surabaya untuk mencari laptop yang sejenis dengan spesifikasi yang setara. 2 jam kemudian dia memberi kabar bahwa tidak ada laptop kosong, semua sudah terinstall dengan Vista dan kalaupun ada yang kosong tapi dengan spesifikasi yang agak jadul. Saya mulai merasa jengkel dengan situasi seperti ini. Melalui handphone saya kontak lagi adik saya dan meminta untuk berbicara dengan penjual notebook tersebut, saya mencoba bernegosiasi untuk menghilangkan windows vista dengan harapan harga bisa dipangkas, meskipun di dalam hati saya merasakan permintaan ini sulit terpenuhi alasannya sudah terbundel dari sononya. WTF….Saya pernah membaca di milis linux aktivis, Pak Onno Purbo pernah merasakan situasi seperti saya saat membeli netbook.
Sambil merutuk, akhirnya saya terpaksa membeli HP Compaq CQ40-328TU. Lho kok terpaksa??. ya saya merasa terpaksa karena tidak ada pilihan, saya rela membeli notebook tersebut tetapi saya juga dipaksa untuk membeli sistim operasi yang tidak saya gunakan yang sudah tertanam bersamanya (mereka memang bajingan).
Kenapa saya bersikeras untuk membeli notebook kosongan???, pertama, karena saya bebas berkreasi untuk menginstallkan berbagai macam sistim operasi sesuai dengan keinginan saya. Kedua, tentu harga notebook bisa lebih murah jika saya membeli kosongan, dan uang tersebut bisa saya alokasikan untuk kebutuhan lain.Ketiga, untuk apa saya membeli mahal-mahal sistim operasi windows yang tidak ada jaminan keamanan dari gangguan-gangguan yang menjengkelkan semacam virus, spyware dan kawan-kawannya??, meskipun sistim operasi yang saya gunakan berlisensi.

Ahhhhhhh…sekarang notebook sudah tak gendong kemana-mana, sudah saya instalkan BlankOn, dan stiker dari Bli Budi Baliwae sudah saya pasang : Pastikan Sistim Operasi Anda Linux.

One response to this post.

  1. Posted by budiwijaya on July 30, 2009 at 3:51 am

    Kalo udah beli, nanti biasanya waktu awal booting kan dikasih pilihan, mau setuju dengan EULA-nya atau tidak. Kalo tidak, nanti bisa di refund harga windowsnya..–budiw

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: