Selamat Jalan Kawan, Sampai Ketemu Pada Waktu Yang Bukan Hari Ini, Pada Waktu Yang Entah Kapan

Minggu malam tanggal 3/10/2009, pukul 20.00 WITA, Saya bersama Om Didi beranjangsana menemui Yunara dan Rahma. Yang ada di benak saya pada saat itu, bagaimana menghubungi kawan yang bekerja di PT. ASDP (Persero) untuk mendapatkan tiket gratis keberangkatan Rahma dan Yunara menuju Labuan Bajo, NTT. Sebagai tuan rumah, tentu ingin memberikan yang terbaik kepada tamu yang berkunjung, apalagi yang berkunjung ini adalah sepasang suami istri yang sangat istimewa di mata saya.
Saya gelisah, saat Om Didi asyik berbincang-bincang dengan mereka, saya berjalan dari Hotel menuju kantor ASDP. Nomor HP rekan saya itu, tidak saya miliki. Setelah tanya orang-orang yang nongkrong di sekitar pelabuhan, ada setitik informasi yang berharga. Berdasarkan keterangan mereka, saya mengetuk kaca loket, meskipun loket tutup. Lama menunggu, akhirnyan gorden loket sedikit disibak oleh seseorang di dalam. Saya melambaikan tangan untuk menarik perhatian. Lampu memang agak redup pada tempat saya berdiri, sehingga wajah saya tidak terlihat dengan jelas. Saya memanggil namanya, eh ternyata memang rekan saya yang ada di dalam. Bergegas Ia membukakan pintu kantor dan mempersilahkan saya masuk. Setelah duduk di ruang kerjanya, Saya menceritakan tentang keberadaan Rahma dan Yunara dan tujuan mereka yang akan menyeberang ke NTT. Respon yang sangat bagus saya terima, beliau akan mengusahakan tiket gratis, meskipun bukan pada kapal ferry yang beliau tangani. Wuih, lega rasanya. Setelah mengucapkan terima kasih, saya kembali ke hotel dan memberitahu kepada Oom Didi tentang berita gembira ini.

Keesokan harinya, MInggu, 4/10/2009, pukul 07.00 WITA, kami berempat, Saya, Oom Didi, Bli Dewo dan Bli Jena, dua orang terakhir merupakan Polisi dan anggota baru B2W Bima, bersepeda menuju hotel. Kami berencana mengawal Rahma dan Yunara menuju pelabuhan penyeberangan. Sesampai di hotel, sepasang suami istri itu telah siap dan sudah menggandeng sepeda ke halaman. Setelah mengabadikan pertemuan dengan foto-foto bersama, Om Didi mengajak sarapan pagi.
Pukul 08.00 WITA, seruling kapal berbunyi. Perpisahan semakin dekat, perpisahan sudah diujung mata. Kamipun mengantar mereka menuju pemeriksaan tiket. Berjabat tangan dan berpeluk erat sebagai tanda perpisahan telah kami lakukan. Saya terharu saat mereka mengayuh sepeda memasuki perut kapal. Perjalanan panjang telah mereka mulai lagi. Kawan, tidak seperti yang kalian lihat di tanah Jawa dan Bali yang sangat makmur dan subur, penuh dengan fasilitas, jalan mulus, lampu penerangan di sepanjang jalan. Seperti inilah daerah kami dan daerah-daerah di timur lainnya yang akan kalian lalui, semoga menjadi perjalanan yang berharga dan bisa melihat Indonesia dengan rupa yang sebenarnya. Maafkan kami, jika tidak bisa menjamu dengan baik. Ah..Pertemuan yang singkat memang, tetapi sangat berkesan. Saya mendapat pelajaran yang sangat berharga saat berbincang dengan mereka berdua.
Selamat jalan kawan, semoga mimpi bisa terwujud. Sampai ketemu pada waktu yang bukan hari ini, pada waktu yang entah kapan.

8 responses to this post.

  1. Posted by elfahrybimantara* on October 6, 2009 at 6:37 pm

    Wah benar2 suprise kehidupan, epos yg ga bs terlupakan. Yunara dan Rahma adalah kisah keabdian. Tersentuh dan haru. Semoga bisa segara memutar pedal kehidupan sampai ke ujung Indonesia. Indonesia timur memang bopeng besar pembangunan kita. Salut buat duta sejarah, Yunara dan Rahma. Salam Damai.

    Reply

  2. Posted by olanuxer on October 7, 2009 at 3:32 am

    iya nih Rie, surprise mereka datang ke Sape. Moga mereka sukses mengembangkan misinya

    Reply

  3. Komentar ini telah dihapus oleh penulis.

    Reply

  4. Posted by gaelby (om Didi) on October 8, 2009 at 5:09 am

    Selamat jalan kawan…Yunar & Rahma. Kalian telah menjadi inspirasi & spirit khususnya bagi kami b2w Sape. Ternyata memang yg terasa mustahil tlh kalian lakukan dg sangat nyata. Beng… tlong foto2 kita dg mereka di download, thanks

    Reply

  5. Posted by Endra Datta on October 9, 2009 at 6:29 am

    diceritakan dengan baik sekali oleh om oland nih.. sy aja di bali dulu terharu sekali om.. semoga mereka sampai dengan selamat sampai tujuan akhir.. salam dari Bali🙂

    Reply

  6. Posted by olanuxer on October 9, 2009 at 1:20 pm

    semoga Om Endra, Rahma dan Yunara menceritakan tentang sambutan rekan2 b2w di Bali yang heboh.

    Reply

  7. Posted by elfahrybimantara* on October 12, 2009 at 5:47 pm

    kapan mereka balik ya ? ajak makan kelapa muda tuh ?

    Reply

  8. >alhamdulillah oom, mereka baru saja saya jemput di pelabuhan Balikpapan. Keharuan saya mungkin sama dengan keharuan anda. Salam@nto – B2W Balikpapan

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: