Penantian Panjang Netbook HP Mininote 2133 untuk Dipoligami Dengan BlankOn

Penantian panjang untuk menginstalkan BlankOn linux pada Netbook HP mininote 2133, akhirnya usai sudah. Meskipun belum sempurna, hal ini disebabkan karena chipset yang tertanam di dalamnya : VIA. Tahun 2008 akhir, saya sudah mencoba hampir semua distro linux untuk diinstalkan pada netbook ini, menemui kendala.Berawal dari keinginan pemiliknya untuk mempoligamikan sistim operasi ke dalam hardisk, dan memang sudah nasib netbook HP ini pada saat dibeli sudah terinstall Vista Home Basic. Meskipun memory lumayan besar, 2 GB, tapi untuk loading Vista, sangat lambat. Hal ini tentunya membuat jengkel Om Didi, sang pemiliknya.

Munculah keinginan untuk membenamkan BlankOn linux pada notebook tersebut. Tahun segitu BlankOn masih berkode Meuligoe alias Versi 4. Tetapi setelah dicoba, selalu gagal. Beralih ke distro lain, seperti Mandriva dan ubuntu, gagal maning-gagal maning. Lalu saya mencoba menggunakan OpenSuse yang sudah di oprek sama Vavai, berhasil!. Hardware rata-rata sudah dikenali, kecuali wifi. Kendala lain yang muncul adalah VGA port yang ada, tidak mampu mendeteksi proyektor. Padahal netbook ini digunakan untuk kegiatan belajar mengajar di kelas.
Sebelumnya, sempat terjadi kecelakaan pada saat menginstal OpenSuse, tiba-tiba dvd rom macet pada saat proses partisi, dan bisa ditebak, semua isi hardisk kosong melompong, termasuk backupan vista yang belum sempat di copy ke dvd.
Rasa penasaran berlanjut. Saya mencoba menginstall ulang Vista bajakan, hang!. coba mengulang, tetap sama. Down grade menggunakan XP, pada saat proses install berjalan, muncul Blue Screen Of Death(arti gilanya : habis nonton filim biru, terus mati), mencoba dan mencoba tetap sama hasilnya. Akhirnya untuk sementara instal tunggal OpenSuse.

Once Upon a Time

HP mininote 2133 sudah berganti rupa dengan Windows XP, setelah di down grade langsung ke HP Service Center, Kuningan Jakarta.
#####
Oktober 2009, kawan-kawan hackers Dompu, bersilaturahmi ke Sape, ke kediaman saya. kesempatan tidak disia-siakan, malamnya saya belajar tehnik-tehnik untuk menjadi hacker pemula, hi..hi….
Paginya, iseng mencoba live usb BlankOn Nanggar, oh my God!, berjalan mulus. Meskipun begitu, ada trauma yang muncul, takutnya kejadian yang lalu berulang kembali. Tetapi Om Didi berusaha meyakinkan untuk tetap menginstal BlankOn. Black Claw mengambil alih. Sambil berdoa, proses penginstalan dilakukan. Oh my God untuk yang kedua kalinya, mulus..luss..lus….Poligami sudah dilakukan, sang pemilik senang, karena punya istri dua.
VGA card menampilkan resolusi maksimal, sound wokeh, camera asyik, saat mencoba dengan cheese, wajah butut saya terpampang dengan gagah dan kelihatan jantan. Mau nonton, film jernih dan bening.
Cuma saya lom sempat ngoprek wifi, tapi kalau di lihat dari list hardware, sudah terdeteksi. Nah untuk proyektor saya juga belum mencoba, mudah-mudahan dalam waktu dekat saya bisa kasih review.
So.. Om Didi, silahkan di oprek istri mudanya, jangan lupa ceritakan betapa menggairahkannya istri muda untuk di otak-atik🙂

2 responses to this post.

  1. Posted by gaelby salahuddin on October 21, 2009 at 1:06 am

    bravo blankon….! gak nyangka akhirnya bsa jga, thanks bro🙂

    Reply

  2. Blue Screen Of Death(arti gilanya : habis nonton filim biru, terus mati)saya suka ini pak olan, kwkwkwkkwkwkwkwk

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: