Jakarta Dalam Pengembaraan

Masih saja berlembar-lembar duka tak pernah luruh, terapung di coklatnya ciliwung. Laut yang menjadi penampung segala duka, telah menerbitkan berjuta buku cerita luka.
Burung-burung telah lama pergi, menuju senja. Terusir oleh teriak caci cerobong pabrik. Udara meronta menerima, disetubuhi paksa oleh asap beracun
Duka kita dukaNya, luka kita luka semesta!
Tapi kita harus agungkan kota ini. Karena presiden, wakil presiden dan menteri-menteri, membuka kota ini menjadi tempat bagi pengecut-pengecut. Mereka datang dari tumpukan sampah, untuk menjilati peradaban luka.

Tanah warna merah, membakar tapak kaki pejalan kaki yang marah. “mengapa luka selalu mencintai kita?” kata mereka gerah!.
Bagai sepasang kekasih, luka menjelma menjadi bayang-bayang tubuh. Selalu mengikuti setiap langkah. Bahkan di tempat sunyi, dimana persetubuhan menjadi ritual suci, luka datang menyeringai saat orgame. Menyusup ke dalam rahim, mendekam dan dilahirkan kembali : menjadi luka-luka baru.
Malam ini berbeda. Kota istirah di pojok Hotel Indonesia. Seakan lelah yang bertubi-tubi ditanggung, malam ini dilampiaskan. Tapi kaum urban tidak peduli. Mereka mengais mimpi yang tertumpuk di tong sampah. Selalu saja ada sisa kehidupan yang terselip di antara cahaya lampu templok yang berkelip.
Duka kita dukaNya, luka kita luka semesta!
Mimpi terbaring di sudut malam. Tubuhnya penuh luka. Kena tikam, akibat kehidupan menerkam. “aku tak mampu memberi mereka kebahagiaan” katanya sambil mengusap air mata.
Pada subuh yang sunyi, doa-doa berkelana mencari tuhannya. Terlontar dari lidah yang mengapung, karena ludah yang membanjiri di rongga mulut. Masihkah kita tetap mempertahankan kesabaran?.

One response to this post.

  1. >i like all ,,

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: