Sunset



Ombak menggempur hatiku, saat sunset memberi kabar: aku ingin istirah.
Tapak kaki baru saja kulukis pada wajah pasir, hadirkan senja menyala.
Aku, pengembara bersimbah darah, mengaum salurkan amarah.
Kamu, masih saja melafalkan doa-doa, meminta embun gerus bayang tubuhku.
Tapi aku adalah badai yang setubuhi nafasmu.
Tegak aku hantarkan sunset, meski nanah, meski luka.
Meski semuanya tak selalu kupahami

Hotel Jayakarta Mataram, saat sunset 19022101
sumber foto di sini

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: